Painter of The Wind (바람의 화원 ) Shin Yun Bok


Probably you guys ‘the foreign readers’ a little bit confused with the language I wrote here, sometimes I use English…sometimes I use Indonesian language. FYI..I create this blog first for to put my stories, but lately…It becomes something else like Korean addict…Haha!

Gw pernah ngulas ini di Detik Forum . Gw copas lagi buat di taruh di blog gw…hehe, biasa klo orang males nulis pengennya copas T T…

Shin Yun Bok

Lukisan karya pelukis era Joseon Shin Yun Bok dilabeli sebagai Kekayaan Nasional no. 135, yang sekarang disimpan di Gansong Art Museum. Meskipun kehidupan pelukis ini sedikit rancu, ia dikenal sebagai seseorang yang dilahirkan dalam kalangan masyarakat menengah (Jungin), layak patut diketahui bahwa keluarganya telah melahirkan pelukis-pelukis profesional yang dikenal dari generasi ke generasi. Ayahnya, Shin Han-Pyung adalah salah satu dari pelukis istana yang direkrut masuk ke dalam Dohwaseon (sebuah institut yang bertanggung jawab membuat lukisan untuk kerajaan).

Menurut sebuah catatan, Shin Yun Bok juga bekerja dan di rekrut masuk Dohwaseon sebagai pelukis. Tapi karena karyanya dinilai vulgar dan offensif bagi nilai-nilai moralitas, ia dikeluarkan dari institut itu. Bagaimanapun juga keakurasian sejarah hidup Shin Yun Bok masih dipertanyakan. Kebanyakkan dari lukisannya adalah mengenai kehidupan sehari-hari kalangan kelas atas (Yangban) yang dipertontonkan secara indah dan berkelas, tapi ia lebih banyak membuat lukisan yang bertemakan percintaan, yang akhirnya memicu kontroversi kalangan konservatif pada masa itu tentang rusaknya tatanan kemasyarakatan karena dinilai vulgar dan cabul.
Lukisan pada masa dinasti Joseon adalah sebuah alat propaganda untuk menaikan imej penguasa pada masa itu dengan menggambarkan apa yang dilakukan oleh rakyat di luar istana yang nantinya diserahkan pada raja.

contoh lukisan genre ‘apa yang dilakukan rakyat’ adalah seperti contoh lukisan karya Kim Hong Do.

Yang menceritakan para petani yang sedang menumbuk padi. Kim Hong Do adalah guru sekaligus kebalikan dari genre lukisan Shin Yun Bok yang juga sering memperlihatkan kemunafikan dan juga pesta pora kaum elit dengan detail sejujurnya pada lukisan-lukisannya.

Figur Shin Yun Bok yang sangat misterius ini muncul kembali ketika sebuah novel best-seller karangan Lee Jung Myung terjual 300,000 kopi tahun lalu yang berjudul Painter of The Wind (바람의 화원 ). Dalam novelnya itu, menceritakan tentang Danwon (Kim Hong Do) sebagai guru dari Shin Yun Bok yang memakai nama samaran Hyewon yang berarti ‘taman yang dipenuhi oleh bunga anggrek’ mencoba mengorek konspirasi rahasia abdi dalam istana lewat lukisan-lukisan yang mereka buat. Shin diceritakan sebagai figur wanita yang dimana pada jaman tersebut para wanita tidak diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan atau status apapun yang sama dengan laki-laki baik dalam masyarakat ataupun pemerintahan. Jadi selama hidupnya ia menyamar menjadi seorang laki-laki yang kemudian menyadari bahwa dirinya telah jatuh cinta dengan gurunya tersebut.

Kisah novel ini juga telah dibuat versi drama televisi dan juga film yang posternya sangat menuai kritik.

Poster film Portrayed of Beauties.

Poster drama TV Painter of The Wind.

karya Shin Yun Bok lainnya bisa dilihat di wikipedia.

One thought on “Painter of The Wind (바람의 화원 ) Shin Yun Bok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s