Gak terasa mama udah mau 100 hari. 3 bulan lebih rawat mama yang berkali-kali jatuh di rumah, terus kena serangan stroke. Lalu, akibat jatuh mama kena syarafnya yang mengakibatkan gejala dimensia atau pikun. Kemudian, keluar masuk rumah sakit. Untuk berjuang melawan penyakitnya. Saat itu, mungkin gw egois ya. Karena meskipun tau mama pada akhirnya pasti..Pasti ninggalin gw untuk bersatu dengan Bapa di sorga, tanpa merasakan sakit, atau penderitaan yang mama alami di dunia. Gw tetep pada pendirian kalo mama bakalan bisa sehat lagi. Dokter kurang berusaha, gw kurang berdoa, keluarga kurang suportif…saat itu semua gw anggap sebagai ketidak berdayaan untuk mama. Tapi, ketika semua udah jelas didepan mata kalo mama kondisinya memburuk. Gw belajar iklas, semua itu udah rancangan Tuhan. Liat tubuh mama membengkak karena udah gk bisa nampung cairan infus, di situ gw bener-bener ngelepas mama. Biasanya di blog, ada sentilan sentilun hubungan cinta dan benci antara gw sama mama…sekarang gk bisa cerita lagi. Kangen mama..kangen cerewetnya..kangen suasana hectic didapur sempit kami. Kangen adu argumentasi soal perjodohan, kangen meluk mama klo nonton film horor ksukaan kita..kangen ketawa bareng pas nonton acara variety ksukaan kita Running Man. Aaah, waktu berjalan begitu cepat ternyata. Meski sudah terbiasa, it feel lonely.
Tapi untungnya gw udah ngomong sesuatu yang gak pernah bisa dikatakan ketika beliau masih ada, kalimat2 itu sering gw bisikin di telinga mama pada saat beliau kritis dan koma selama 2 minggu lebih. Mey sayang mama, cinta mama. Kata Wo ai ni lebih sering gw bisikin ketimbang doa. Dan juga tanaman mama, udah mulai layu dan rontok meski papa udah siram tiap hari. Mereka meski begitu, tetap pasti akan tumbuh, sama kayak cinta mama ke kami. Kata orang, kehilangan sosok ibu, berarti kehilangan deretan doa. Tapi gw gak berfikir demikian. Doa mama jutaan ribu, dan yang terkabul untuk kita baru puluhan. Yang lain masih pending, karena Tuhan tau mukjizat dan doa mana yang mama pinta dari Nya yg dikabulkan untuk gw. Thanks mom, for the bad and good things that happens in my life because of you. Keep rooting for me no matter where you with the Big guy up there. We’ll meet again soon, when I’m old and saggy. No curves all baggy. Love you mom, forever.

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s